DAK KERATON

KERATON

(Keramik Komposit Beton)

PELAT RUSUK DENGAN PENGISI TANAH LIAT BAKAR
SEBAGAI ALTERNATIF PELAT
LANTAI YANG LEBIH EKONOMIS & EFISIEN

Telah diuji Oleh Pustekim – Bandung
Patent & Hak Cipta ID 0 018 083
Main Dist : PT. Duitemoro DW

pelat

Alamat:

CV.LIGTGROUP INDONESIA : Jl.KH Muhdi, Dewan No.53 Maguwoharjo,
Depok, Sleman, Yogyakarta.
No Tlp : 0818-0413-5008 / 0888-0272-5212 / 0813-2515-7177
No.Pin BB : 53897EDC
Email: lightgroup.id@gmail.com
website: www.lightgroupindonesia.com

Tingginya harga tanah mendorong pertumbuhan bangunan secara vertikal ke atas. Lahirnya bagunan-bangunan bertingkat seperti rumah tinggal, ruko, rukan, sekolah, masjid dan lain sebagainya, sedikit banyak diakibatkan oleh hal tersebut diatas.Mengingat pelat lantai sangat penting pada bangunan bertingkat, maka efisiensi konstruksi pada bangunan bertingkat sedikit banyak ditentukan oleh efisiensi pada pelat lantai.Pada saat ini, pelat lantai yang paling populer dan dikenal oleh masyarakat luas hanyalah lantai dengan cor beton. Padahal dalam peraturan Beton Indonesia dikenal adanya lantai pelat rusuk dengan pengisi tanah liat bakar. Efisiensi yang dicapai dengan menggunakan teknik pelat rusuk terbukti lebih baik dibandingkan lantai cor biasa.

lantai-pelat

Dari penelitian yag dilakukan, telah dikembangkan produk yang cocok untuk bangunan rumah tinggal, ruko, sekolah, masjid dan bangunan bertingkat tanpa batas ketinggian.
pelat2pelat3

Keunggulan

Yang dimiliki adalah sebagai berikut:
1. Lebih Murah dari pada lantai pelat beton biasa, dengan kekuatan setara.
2. Lebih ringan (bobot mati adalah 180 kg/m2 – 225 kg/m2)
3. Lebih cepat pemasangannya dan tidak membutuhkan perancah kayu sehingga

  • Ramah lingkungan (penggunaan kayu yang sangat sedikit/ hampir tidak ada)
  • Pada saat pemasangan tidak mengganggu lantai bawahnya, karena tidakk memerlukan penyangga perancah seperti pada pembuatan pelat lantai beton biasa.

4. Tidak memerlukan alat bantu seperti krane sehingga mengurangi biaya konstruksi
5. Berfungsi sebagai peredam suara dan panas.
6. Sebagai elemen estetika dapat diperlakukan dengan diekspose memberikan dampak visual.
Selama 15 tahun produk ini telah dikembangkan serta di aplikasikan pada ratusan bangunan di Indonesia dan diberi nama

KERATON

(Keramik Komposit Beton)

perakitaninstalasisebelum-finishing

Comments are closed.

Open chat